Kota Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo ingin memastikan persiapan pembangunan kantor Wali Kota baru di kawasan eks-Terminal 42 Andalas tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, meminta agar warga yang tinggal di sekitar lokasi dilibatkan dalam pekerjaan pemagaran setelah proses pembongkaran dan pengosongan lahan rampung.
Permintaan tersebut disampaikan Adhan saat meninjau lokasi pembangunan di Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Sabtu (15/8/2026). Ia memantau langsung perkembangan pembongkaran yang telah berlangsung sejak sehari sebelumnya.
Pada peninjauan itu, hampir seluruh area telah bersih. Sebanyak 19 lapak bekas kantor perusahaan transportasi darat telah dirobohkan hingga rata dengan tanah.
Adhan mengatakan, pembongkaran ditargetkan selesai pada Sabtu. Tahapan berikutnya adalah membangun pagar di sekeliling kawasan sebagai bagian dari persiapan pembangunan kantor baru.
“Artinya, sejak awal pengerjaan kantor ini sudah memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar,” kata Adhan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat setempat dalam pekerjaan awal proyek menjadi salah satu cara agar pembangunan fasilitas pemerintahan turut memberikan dampak bagi lingkungan sekitar.
Adhan juga memastikan persiapan pembangunan terus dikebut. Ia menargetkan peletakan batu pertama kantor Wali Kota baru dilaksanakan pada 23 Januari 2027, bertepatan dengan Hari Patriotik Gorontalo.
“Insyaallah sesuai rencana, pas Hari Patriotik tanggal 23 Januari 2027, kita laksanakan peletakan batu pertama,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Adhan didampingi Penjabat Sekda Nuryanto, Kepala Dinas PUPR Meidy Novieta Silangen, Kepala DLH Lukman Kasim, Kepala Kesbangpol Dandy Datau, Kabag Pembangunan Iskandar Daud, serta tokoh masyarakat Hais Nusi, Risman Taha, Oktarjon Ilahude, dan Rizal Datau. (Adv)


















